Dikutip dari buku Apa Yang Kamu Belum Tahu Soal Palestina (Dari Pogrom, Zionisme, Nakba, Apartheid, Genosida, hingga HAMS dan Senjakala Penjajahan) karya Shofwan Al Banna Choiruzzad
1. Aksi Simbolik di Ruang Publik
Kalau kamu dan teman-temanmu jago gerak, bisa juga bikin _flashmob_ di tengah-tengah mal. Bisa juga dengan menggelar pameran foto di mal atau di stasiun. Beberapa aksi yang dilakukan oleh para aktivis pro-Palestina di berbagai belahan dunia misalnya seperti menggelar baju anak-anak yang diberikan tinta merah untuk mengilustrasikan korban pembantaian oleh Israel.
2. Menggunakan Kafiyeh atau Simbol Palestina yang Lain
Kafiyeh atau kefayah sebenarnya adalah pakaian tradisional masyarakat Arab, khususnya para petani (fellahin) yang menggunakan kain lebar itu untuk melindungi kepala mereka dari terik panas. Kafiyeh menjadi simbol perlawanan Palestina karena para petani inilah yang menjadi korban awal dari proyek Zionisme.
3. Mural atau Street Art lainnya
Kalau kamu punya kreativitas yang tinggi, ini adalah cara yang cocok untukmu. Jika khawatir melanggar hukum, jangan lupa koordinasikan dengan pengurus warga setempat atau pemerintah kotamu, yang mungkin akan senang karena membuat kotanya lebih _nyeni_ .
4. Diskusi dan Kajian
Ada banyak tema yang bisa kamu angkat sesuai dengan audiens dan tujuan penyelenggaraan, mulai dari sejarah, perkembangan mutakhir, aspek spesifik dari perjuangan Palestina, profil para pahlawan, dan lain sebagainya.
5. Atraksi Budaya
Untuk melawan upaya penghapusan (erasure) terhadap warisan budaya dan kenangan terhadap ikatan yang kuat antara Palestina dan tanah airnya, atraksi budaya menjadi bentuk perlawanan yang kuat dan menyenangkan. Siapa yang tidak tertarik festival makanan Palestina, seperti belajar masak atau makan bersama maqlouba (maqlubah : nasi terbalik khas Palestina)?
6. Pembacaan Puisi Palestina
Beberapa puisi memiliki cerita yang sangat kuat. Dr. Refaat al-Areer, sastrawan Palestina yang juga mengajar di Gaza, menuliskan puisi sesaat sebelum Israel membunuhnya. Puisi ini dengan cepat segera diterjemahkan dalam 40 bahasa.
7. Bedah Buku dan Kelompok Baca
Buku tentang Palestina dari berbagai aspek ada banyak, mulai dari sejarahnya, karya sastra orang-orang Palestina, sampai studi akademik soal bagaimana Israel menggunakan penduduk Palestina untuk uji coba senjata yang seharusnya dilarang.
Selain cara-cara di atas dapat pula lewat: doa bersama, demonstrasi atau unjuk rasa, pernyataan sikap dan deklarasi, pameran foto, movie screening, bikin konten, manfaatkan media massa, boikot ekonomi, divestasi, sanksi, boikot akademik dan budaya, bangun jejaring solidaritas internasional, advokasi kebijakan, dll.
Penulis adalah Dosen Hubungan Internasional, Universitas Indonesia
Disadur oleh: Azwar Tahir (Solidaritas Palestina, Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Sulawesi Selatan)

