Eric Cantona. Nama itu saya dengar dari Bapak sedari kecil. Sebagai pemain yang disegani. Ia, sang legenda Manchester United (MU), termasuk di antara banyak publik figur Barat yang memilih berdiri bersama Palestina. Mari simak Cantona membacakan puisi karya penyair Palestina, Samith al-Qasim berjudul “Enemy of The Sun” (Musuh Matahari). Berikut terjemahannya;
Aku bisa — jika kamu mau — kehilangan mata pencaharianku
Aku bisa menjual kemeja dan kasurku,
Aku bisa bekerja sebagai tukang potong batu,
Penyapu jalanan, atau buruh angkut.
Aku bisa membersihkan tokomu
Atau mengais sampahmu untuk cari makanan.
Aku bisa terbaring lapar,
Oh musuh matahari,
Tapi
Aku tak akan berkompromi
Dan hingga denyut nadi terakhirku
Aku akan melawan.
Kalian bisa mencaplok jengkal tanah terakhirku,
Menaruh masa mudaku di sel penjara.
Kalian bisa menjarah warisanku.
Kalian bisa membakar buku-buku dan puisiku,
Atau memberi makan anjing dengan dagingku.
Kalian bisa menebar jaring teror,
Di atas atap-atap desaku,
Oh musuh matahari,
Tapi
Aku tidak akan berkompromi
Dan hingga denyut nadi terakhirku
Aku akan melawan.
Kalian bisa memadamkan cahaya di mataku.
Kalian bisa memisahkanku dari ciuman ibu,
Kalian bisa mengutuk ayahku, rakyatku.
Kalian bisa mengaburkan sejarahku,
Kalian bisa merampas senyum anak-anakku
Dan kebutuhan hidup lainnya.
Kalian bisa menipu teman-temanku dengan muka palsu.
Kalian bisa membangun tembok kebencian di sekelilingku.
Kalian bisa menempelkan mataku pada penghinaan,
Oh musuh matahari,
Tapi
Aku tidak akan berkompromi
Dan hingga denyut nadi terakhirku.
Aku akan melawan.
Oh musuh matahari
Hiasan demi hiasan ditampakkan di pelabuhan,
Sahut-sahutan memenuhi udara,
Kilauan di hati,
Dan di horizon
Layar terkembang
Menantang angin
Dan kedalaman.
Tersebutlah Marsekal Lapangan Dedan Kimathi (Mau Mau)
Pulang ke rumah
Dari lautan kehilangan.
Ini adalah kepulangan matahari,
Dari rakyatku terbuang,
Dan demi dia dan dia,
Aku bersumpah
Aku tidak akan berkompromi
Dan sampai denyut nadi terakhirku
Aku akan melawan,
Melawan — dan melawan.
Simak Videonya

